Semua hal yang terkait dengan pembelian rumah, lakukanlah dengan teliti.
Cari tahu berapa harga properti tempat tinggal tipe tertentu yang sudah
terjual. Jika Anda sudah memilih kota tertentu, cari tahu harga rumah
di kota tersebut. Ini akan membantu Anda memperkirakan, berapa yang
perlu dikeluarkan untuk rumah baru, dan juga akan membantu proses
penentuan anggaran.
Jika Anda menangani negosiasi sendiri, pahami
dan pelajari dulu materi negosiasi. Setelah Anda mengetahui harga rumah
di lingkungan yang diinginkan, gunakan itu sebagai patokan dan jangan
melebihi batas tersebut. Jika Anda memiliki anggaran yang terbatas,
patuhilah patokan tersebut.
Pahami kebutuhan Anda dan setelah
melakukan survey ke beberapa rumah, buatlah daftar properti yang
memenuhi kriteria Anda. Semakin banyak rumah yang cocok, semakin besar
daya tawar-menawar yang Anda punya ketika merundingkan harga.
Pertimbangkan
fasilitas yang tersedia jika Anda memutuskan untuk membeli properti
ini. Apakah sistem transportasi yang mengarah ke properti tersebut
bagus? Apakah Anda harus ganti bus beberapa kali untuk ke kantor? Apakah
ada stasiun kereta di dekatnya? Apakah Anda dapat mencari tempat makan
enak dengan mudah di perumahan? Jika fasilitasnya tidak terlalu menarik,
Anda dapat menggunakan ini sebagai senjata untuk mendapatkan harga yang
lebih rendah ketika merundingkan harga.
Usahakan untuk tidak
mengacuhkan rumah yang tidak sering mendapatkan kunjungan, karena ini
bukan berarti properti ini tidak dikenal oleh calon pembeli. Bisa saja
ini karena harga yang diberikan penjual terlalu tinggi dan di luar
anggaran calon-calon pembeli sebelumnya. Namun, Anda juga boleh berfikir
bahwa rumah yang jarang dikunjungi mungkin tidak mendapatkan banyak
tawaran pembelian. Dengan begini, Anda dapat memanfaatkannya dalam
negosiasi jika sang penjual benar-benar mencari pembeli.
No comments:
Post a Comment